Khutbah Wukuf di Padang Arafah menjadi puncak rangkaian ibadah haji yang dijalani jemaah haji Indonesia pada Selasa (26/5/2026) pukul 12.17 Waktu Arab Saudi, atau 16.17 WIB.
Seluruh rangkaian dilaksanakan secara serentak di masing-masing tenda jemaah, termasuk kloter dari Embarkasi Surabaya.
Sejak beberapa jam sebelum pelaksanaan, petugas dan pembimbing ibadah mengimbau jemaah untuk mempersiapkan diri secara maksimal.
Persiapan tersebut meliputi pemenuhan kebutuhan pribadi seperti ke kamar mandi, mengingat antrean yang dapat berlangsung lebih dari satu jam, hingga bersuci sebelum memasuki waktu wukuf.
Selain itu, jemaah juga diminta menata kembali matras di dalam tenda agar membentuk saf yang rapi dan lurus. Kondisi ini dimaksudkan agar seluruh jemaah dapat lebih khusyuk dalam berdzikir, berdoa, dan bermunajat kepada Allah SWT pada momen yang dianggap paling mustajab dalam rangkaian ibadah haji.
Pada pelaksanaan Khutbah Wukuf untuk Kloter 5 Embarkasi Surabaya, bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Achmad Sunhaji pembimbing ibadah kloter. Sementara itu, tugas bilal atau muadzin oleh Muhammad Erfan Ketua Kloter 5 Embarkasi Surabaya.
Dalam khutbahnya, Achmad Sunhaji mengangkat tema “persaudaraan” sebagai pesan utama di Padang Arafah. Ia menekankan bahwa seluruh jemaah berada dalam kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT tanpa perbedaan jabatan, pangkat, maupun status sosial.
Ia menyebut bahwa di Arafah tidak ada sekat jabatan dan kedudukan. Semua bersatu dalam ibadah dan bersimpuh kepada Allah SWT.
Rangkaian Khutbah Wukuf dimulai dengan azan, dilanjutkan khutbah, iqamah, serta pelaksanaan salat Zuhur dan Asar secara jamak qasar. Seluruh rangkaian berlangsung sekitar satu hingga dua jam, kemudian dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama.
Pada tahap ini, jemaah diminta memaksimalkan waktu wukuf untuk memperbanyak istighfar, memohon ampunan, serta menyampaikan berbagai doa dan harapan. Momen wukuf di Arafah disebut sebagai salah satu waktu paling mustajab dalam ibadah haji.
Selepas rangkaian tersebut, jemaah haji Indonesia dijadwalkan bergerak secara bertahap menuju Muzdalifah sebelum waktu Magrib, sesuai dengan skema pergerakan yang telah ditetapkan petugas penyelenggara ibadah haji. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

