“Mama Evi hari ini sebetulnya menangis hatinya, karena melihat ternyata Indonesia itu kaya budaya. Mereka yang katanya, mohon maaf, ada di pedalaman tapi kelihatan mulai kostumnya, tariannya, semuanya ini sampai saya takut kalau ini tidak ada yang melestarikan,” tambahnya.
Melihat besarnya potensi tersebut, dia menekankan pentingnya menjaga warisan leluhur agar tetap lestari di tengah arus kemajuan zaman. Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi tantangan besar dari maraknya perkembangan dunia digital.
Dia percaya bahwa kepedulian terhadap budaya harus dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten.
“Sehingga kami berkomitmen merangkul masyarakat dari berbagai daerah untuk bergerak bersama demi nama baik Indonesia,” tambahnya.
Setelah dilantik menjadi ketua umum KPSEN, Mama Evi akan langsung fokus pada program pendampingan serta pembinaan langsung kepada generasi muda sesuai latar belakang suku dan budayanya masing-masing.

NOW ON AIR SSFM 100

