Selain itu, KPSEN juga akan membuka diri bagi seluruh warga tanpa membedakan latar belakang agama maupun kepercayaan.
“Jadi, baik Muslim, Kristen, Buddha, Konghucu, maupun aliran lainnya, semua dipandang sebagai satu kesatuan selama memiliki tekad menjaga seni dan budaya bangsa,” terangnya.
Melalui pelantikan jajaran pengurus baru ini, Mama Evi berharap dapat terus memfasilitasi berbagai kegiatan kebudayaan yang inklusif agar setiap suku dan etnis di Indonesia merasa memiliki ruang yang sama untuk berkarya.
“Pengurus yang baru dilantik diharapkan segera bekerja menjalankan berbagai program kerja yang sudah disiapkan. Ini sekaligus jadi bukti komitmen kami dalam merawat persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya. (kir/saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

