Pada kesempatan yang sama, Linda Novanti Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya menambahkan, petugas juga menggunakan jaringan CCTV untuk memvalidasi laporan sekaligus membantu menentukan kondisi di lokasi sebelum tim tiba.
“Jadi memang CCTV sangat membantu. CCTV adalah bagian dari pemantauan kota, pemantauan kejagaaan-kejagaaan. Sehingga itu memang ada dan dimanfaatkan,” bebernya.
Command Center, kata dia, secara rutin memantau 222 titik CCTV. Selain itu, petugas juga dapat mengakses jaringan CCTV milik Dinas Perhubungan yang jumlahnya mencapai 2.949 titik di seluruh Surabaya.
“Yang diakses situation room itu 222 titik CCTV yang selalu dipantau. Tetapi jumlah CCTV di Surabaya ada hampir 3.000,” kata Linda.
Menurut Linda, teknologi tersebut juga membantu memeriksa kebenaran laporan warga. Ia mencontohkan pernah ada laporan pembegalan yang setelah dicek melalui CCTV ternyata tidak terjadi. Meski demikian, laporan palsu disebut jumlahnya relatif kecil. “Untuk yang telepon seperti itu tidak banyak, mungkin total enggak sampai lima persen,” katanya. (bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

