Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang bagi generasi muda untuk melihat dunia kerja secara lebih luas. Aktivitas seperti pembuatan konten, pengelolaan media sosial hingga bidang gim, misalnya, dapat berkembang menjadi pekerjaan dan sumber pendapatan apabila dikelola secara profesional.
Hebi membuka peluang kegiatan serupa dapat digelar di tingkat kecamatan maupun wilayah tertentu dengan menyesuaikan kebutuhan pelaku usaha dan pencari kerja.
“Kalau memang pelaku usaha membutuhkan tenaga kerja di wilayah tertentu, kami bisa membuka job fair di sekitar wilayah tersebut. Jadi, masyarakat lebih mudah mengakses kesempatan kerja yang ada di lingkungannya,” ungkapnya.
Sementara, job fair khusus penyandang disabilitas direncanakan digelar pada November 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja yang inklusif.
“Silakan manfaatkan kesempatan ini. Pilih pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan kualifikasi masing-masing, baik untuk peluang kerja di dalam negeri maupun luar negeri,” tutupnya.(lta/kir/rid)

NOW ON AIR SSFM 100

