“MPLS harus menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi setiap murid sehingga sekolah benar-benar menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi anak,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Senada dengan itu, Eko Susanto Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah mengatakan seluruh rangkaian MPLS diselenggarakan dengan mengedepankan budaya sekolah yang aman dan mendukung perkembangan peserta didik.
“Seluruh pelaksanaan MPLS berlandaskan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, sehingga setiap murid dapat mengenal lingkungan sekolah dalam suasana yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembangnya,” kata Eko.
Sementara, Yuli Haryanto Direktur SMA Kemendikdasmen menilai kesan pertama yang diterima murid saat memasuki lingkungan sekolah memiliki pengaruh besar terhadap motivasi belajar dan kemampuan mereka beradaptasi.
“Momentum tersebut dimulai sejak hari pertama peserta didik memasuki sekolah. Kesan pertama yang mereka rasakan akan sangat memengaruhi semangat belajar, rasa percaya diri, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru. Karena itu, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah memiliki peran yang sangat penting,” ujar Yuli dalam webinar Bincang SMA bertajuk Sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Jenjang SMA: MPLS Ramah, Sekolah Aman, Belajar Nyaman, Tumbuh Berkarakter.

NOW ON AIR SSFM 100

