Pelaku pembacokan di Jalan Pragoto wilayah Simokerto, Kota Surabaya, ditangkap polisi setelah kabur ke rumah saudara di Kabupaten Sampang, Madura, Jumat (24/4/2026) pagi.
AKBP Edy Herwiyanto Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya menerangkan, pelaku berinisial M kabur sesaat setelah melakukan pembacokan pada adiknya sendiri.
“Motifnya karena kesal dan di bawah pengaruh obat terlarang. Karena, sebelum mengeksekusi korban, pelaku sempat mengonsumsi sabu bersama dengan rekan-rekannya,” kata Edy, dikonfirmasi suarasurabaya.net, Jumat (24/4/2026).
BACA JUGA: Diduga karena Asmara, Pria di Simokerto Surabaya Meninggal Dikeroyok
Kepada polisi, pelaku menjelaskan bahwa sebelumnya korban sempat mencoba memasuki kamar adik ipar mereka. Saat itu, perempuan yang merupakan adik ipar mereka, hanya tinggal sendirian di rusun karena suaminya bekerja di Kalimantan.
“Kata pelaku, korban berusaha merudapaksa adik (ipar)-nya. Tapi karena tepergok, korban sempat melarikan diri,” terang Edy.

Pelaku sempat mencari korban di sekitar rusun pada Kamis (23/4/2026) dini hari, tapi tidak membuahkan hasil.
Pada pagi harinya, pelaku tidak sengaja bertemu korban di Jalan Pragoto. Pada saat itu juga, pelaku menghabisi korban dengan sebilah pisau.
Sebelumnya, seorang pria berinisial MJ ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalan Pragoto, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya.
Polisi menemukan adanya luka bacok pada bagian kepala dan dada korban. Sementara berdasar informasi dari warga sekitar, korban dan pelaki sempat terlibat pertengkaran sebelumnya.(kir/iss)









