Senin, 20 Juli 2026

Pemimpin Tertinggi Iran Sebut AS Ingkar Janji, Tanda Tangan Trump Dinilai Tidak Sah

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Mojtaba Khmaenei Pemimpin Tertingi Iran yang baru. Foto: Rudaw

“Pelanggaran berulang yang dilakukan Amerika Serikat terhadap nota kesepahaman itu kembali membuktikan kepada semua orang bahwa tanda tangan presiden Amerika Serikat tidak bernilai dan tidak sah,” ujar Khamenei.

Ia juga menuduh Amerika Serikat kembali memperlihatkan “wajah aslinya” melalui tindakan yang dinilai mengingkari komitmen perdamaian.

“Amerika Serikat sekali lagi memperlihatkan wajah aslinya yang tanpa kedok,” katanya dilansir dari Antara.

Khamenei menegaskan, jika Washington terus meningkatkan aksi militer dan memperluas konflik, Iran bersama kelompok yang disebutnya sebagai “front perlawanan” siap memberikan respons yang tegas.

“Jika Amerika Serikat terus mengobarkan perang dan berupaya memberikan konsekuensi yang lebih berat, mereka harus bersiap menghadapi pelajaran yang tidak akan terlupakan,” tegasnya. (ant/saf/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 20 Juli 2026
33o
Kurs