Jumat, 10 Juli 2026

Pemkot Surabaya Ubah Penertiban Jadi Penataan, PKL Akan Diberi Fasilitas Tak Ganggu Jalan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kiri ke kanan: Irna Pawanti Kasatpol PP Kota Surabaya, Vykka Anggradevi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya, dan Agus Priyo Akhirono Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Surya di Kota Surabaya saat mengisi program talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (10/7/2026). Foto: Billy suarasurabaya.net

Pemkot memastikan, sebelum Satpol PP turun ke lapangan, sosialisasi lebih dulu dilakukan Kecamatan dan Kelurahan yang berdialog dengan warga, PKL, maupun pasar tumpah.

Vykka Anggradevi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya menambahkan, penertiban PKL tidak pernah dilakukan secara mendadak. Menurutnya, perangkat wilayah lebih dulu melakukan pendekatan jauh hari sebelum penertiban berlangsung.

“Jadi kalau penertiban PKL ataupun pasar tumpah pasti sebelumnya jauh-jauh hari pemangku wilayah stakeholder Pak Camat ya terutama itu pasti akan melakukan sosialisasi. Itu pasti, jadi enggak mungkin serta-merta kemudian satpol pp turun langsung penertiban itu enggak,” kata Vykka dalam kesempatan yang sama.

Lebih lanjut, kata dia, Pemkot Surabaya tengah menyiapkan ribuan stan kosong di pasar dan Sentra Wisata Kuliner (SWK) yang ada di Kota Pahlawan, untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) serta pedagang pasar tumpah yang terdampak penertiban.

Vykka mengatakan, fasilitas itu agar penataan kota tetap berjalan, tapi sumber penghidupan pedagang tidak dimatikan. Nantinya, pedagang yang ditertibkan akan difasilitasi masuk ke stan kosong yang disediakan PD Pasar Surya maupun SWK. Selain itu, stan yang disediakan tidak akan dikenakan biaya sewa alias gratis.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Jumat, 10 Juli 2026
30o
Kurs