Jenazah selanjutnya dipindahkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi dan visum.
“Guna keperluan proses identifikasi dan visum, jenazah korban kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Pihak kepolisian juga telah menemui keluarga almarhum, yakni anak kandung korban untuk berkoordinasi secara langsung,” ujar Budi.
Penyidik sempat mengajukan permohonan otopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian Bambang. Namun, kata Budi, keluarga menolak.
“Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi. Kami memahami dan berempati atas kondisi duka yang dialami keluarga, sehingga untuk sementara, penyidik belum meminta keterangan lebih lanjut,” tutur Budi.
Sebelum ditemukan dalam kondisi pingsan, Bambang diketahui masih berjualan cermin bersama istrinya, Sudarsi (56 tahun), di kawasan Pejompongan pada Kamis sore.

NOW ON AIR SSFM 100

