Sabtu, 29 Agustus 2026

Polda Metro Ungkap Kronologi Ditemukannya Bambang hingga Meninggal saat Kericuhan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kombes Pol Budi Hermanto (dua kanan) Kabid Humas Polda Metro Jaya memberi keterangan dalam konferensi pers terkait perkembangan keamanan aksi 27 Agustus di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Foto: Antara

Polda Metro Jaya mengungkap kronologi ditemukannya Bambang Setiyawan (59 tahun), pedagang cermin yang meninggal dunia saat kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Kombes Pol Budi Hermanto Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan, awalnya Bambang ditemukan dalam kondisi pingsan di tengah situasi kericuhan. Menurutnya proses evakuasi tidak bisa langsung dilakukan, karena petugas harus mempertimbangkan kondisi keamanan di lokasi.

“Begitu lokasi sudah berhasil diamankan, Tim Biddokkes Polda Metro Jaya langsung mengevakuasi seorang laki-laki yang ditemukan dalam kondisi pingsan,” kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/8/2026), melansir Antara.

BACA JUGA: Keluarga Bambang Korban Meninggal saat Kericuhan di Jakarta Pusat Beber Kronologi

Setelah dievakuasi, Bambang langsung dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo untuk mendapatkan penanganan darurat. Namun, Bambang kemudian dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di rumah sakit milik TNI AL tersebut.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Sabtu, 29 Agustus 2026
32o
Kurs