Rabu, 2 September 2026

Presiden Lebanon Akan Temui Trump, Bahas Israel hingga Pemulihan Ekonomi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Joseph Aoun Presiden Lebanon. Foto: Anadolu

Pejabat Lebanon menegaskan pemerintah menyambut kehadiran pasukan PBB yang dapat membantu mendukung penempatan Angkatan Bersenjata Lebanon di wilayah selatan sekaligus menjaga stabilitas kawasan.

Kunjungan Aoun ke Washington berlangsung setelah putaran keenam perundingan Lebanon-Israel yang dimediasi Amerika Serikat berakhir di Roma pada Rabu (15/7/2026).

Dalam perundingan tersebut, kedua negara melanjutkan pembahasan implementasi perjanjian kerangka yang ditandatangani pada 26 Juni 2026.

Kesepakatan itu mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari seluruh wilayah Lebanon yang masih diduduki melalui skema awal di dua zona percontohan yang identitasnya belum dipublikasikan.

Perjanjian tersebut tidak menetapkan batas waktu penarikan pasukan Israel. Proses penarikan akan disesuaikan dengan kesiapan Angkatan Bersenjata Lebanon mengambil alih tanggung jawab keamanan di wilayah yang ditinggalkan serta pelucutan senjata kelompok-kelompok bersenjata, termasuk Hizbullah.

Di tengah proses diplomasi tersebut, situasi kemanusiaan di Lebanon masih menjadi perhatian. Berdasarkan data resmi pemerintah Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret telah menyebabkan lebih dari 4.300 orang tewas dan sekitar 12.200 lainnya mengalami luka-luka. (ant/saf/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Rabu, 2 September 2026
32o
Kurs