Rabu, 6 Mei 2026

Sempat Raib Seharian, Keramik Granit Senilai Rp30 Juta Ditemukan di Mojokerto

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Keramik Granit yang dilaporkan hilang oleh Fery pendengar Radio Suara Surabaya, Rabu (6/5/2026). Foto: Fery via WhatsApp Suara Surabaya.

Keramik granit senilai Rp30 juta yang sempat hilang saat akan dikirim ke Kota Batu sejak Selasa (5/5/2026) siang, berhasil ditemukan di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, sehari kemudian.

Fery warga Gresik sekaligus pemilik keramik granit itu bercerita pada Radio Suara Surabaya, ia menerima pesanan sekitar 120 dus keramik granit senilai Rp30 juta dari Kota Batu. Kemudian, Fery memesan jasa ekspedisi dari Kediri melalui platform Facebook untuk mengantarkan pesanan tersebut.

Pesanan dikirim menggunakan mobil pikap pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB dan diperkirakan sampai tujuan pukul 16.00 WIB.

Namun sampai menjelang petang, pembeli yang memesan keramik dari Fery mengaku belum menerima pesanan. Warga Pondok Permata Suci, Gresik, itu kemudian mencoba menghubungi sopir yang mengantarkan muatannya, namun tidak ada jawaban.

Memasuki waktu salat magrib, sopir baru bisa dihubungi melalui panggilan telepon. Saat dihubungi, Fery mengatakan bahwa sopir baru sampai di Kecamatan Pandaan, Pasuruan, untuk mengambil muatan baru. Setelah itu, sopir tidak dapat dihubungi sama sekali.

“Bilangnya sudah nyampe Pandaan, katanya ambil barang lagi nyampe Pandaan. Habis itu sudah nggak bisa (ditelepon) sampai sekarang, di-WA pun nggak bisa,” kata Fery.

Keramik granit yang dimuat dalam pikap. Foto: Fery via WA SS

Mobil pikap yang disewa oleh Fery dikendarai sopir dan satu rekannya. Mobil itu merupakan Suzuki Carry berwarna hitam dengan nopol AG 8583 EG.

Fery menerangkan, dirinya membayar biaya ekspedisi senilai Rp400.000 secara tunai. Malangnya, sang sopir justru membawa angkutan milik warga Gresik itu tidak pada tujuannya.

Lalu pada Rabu (6/5/2026) siang, Fery menghubungi Radio Suara Surabaya kembali. Dia mengabarkan bahwa keramiknya ketemu.

Menurut ceritanya, saat Fery on air di Radio Suara Surabaya, ada seseorang warga Mojokerto yang menghubungi dia, bernama Danang.

Dari Danang diketahui bahwa sopir Fery menjual keramik tersebut ke Danang di Mojokerto yang sedang butuh. Keramik itu dijual ke Danang seharga Rp2,5 juta. Kemudian Danang berkomunikasi dengan Fery untuk pengembalian keramik itu.

Setelah berkomunikasi, keduanya memutuskan untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Maka, laporan yang sudah dibuat Fery ke Polres Gresik, dicabut.

“Tadi sih sempat sharing sama Polres Gresik. Ini kan minta kekeluargaan, jadi tadi laporannya saya cabut,” ungkap Fery.

Keramik granit tersebut kemudian diantarkan kembali ke Kota Batu sesuai tujuan awal dengan bantuan Danang.(ily/ham/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Rabu, 6 Mei 2026
30o
Kurs