Sabtu, 26 September 2026

Ubi Bombing untuk Padamkan Karhutla, Pendengar SS Soroti Efektivitas hingga Pentingnya Pencegahan

Laporan oleh Ananda Maharani
Bagikan
Ilustrasi, petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan semprotan air dan water bombing dari helikopter, dengan singkong dan tepung tapioka sebagai simbol wacana pengembangan bahan alternatif pemadam api atau ubi bombing. Foto: Ilustrasi AI

Wacana penggunaan tepung singkong sebagai bahan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memunculkan beragam tanggapan dari pendengar Radio Suara Surabaya. Mulai dari efektivitas teknologi, ketersediaan bahan baku, hingga persoalan pengelolaan lahan gambut yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih serius.

Berbagai pandangan itu mengemuka dalam diskusi interaktif Radio Suara Surabaya, Senin (31/8/2026), menyusul gagasan penggunaan tepung ubi atau singkong sebagai alternatif bahan pemadam kebakaran.

Sebelumnya, Prabowo Subianto Presiden mendorong pengembangan teknologi yang disebut ubi bombing dalam rapat penanganan karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, pada 24 Agustus 2026. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kemudian melakukan kajian untuk mengetahui kemungkinan penerapannya dalam skala lebih besar.

Namun, sejumlah pendengar mempertanyakan apakah teknologi tersebut cukup efektif untuk menangani kebakaran yang dapat menjangkau ribuan hektare.

Tepung Singkong Bisa Padamkan Api, tetapi Bagaimana dengan Karhutla?

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 26 September 2026
28o
Kurs