Persoalan ketersediaan bahan baku menjadi perhatian Lilit Pitoyo, seorang pengusaha ekspor. Ia mempertanyakan kelayakan ekonomi dan pertanian apabila tepung singkong harus diproduksi dalam jumlah besar untuk memadamkan kebakaran hutan.
Menurutnya, kebutuhan bahan pemadam untuk menangani kebakaran ribuan hektare tentu berbeda dengan kebakaran kecil yang masih terlokalisasi.
Lilit justru mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan upaya pencegahan, termasuk pengelolaan tata ruang dan pengawasan pembukaan lahan.
Ia menyoroti aktivitas pembukaan kawasan hutan untuk kepentingan perkebunan yang dinilainya turut memengaruhi risiko kebakaran. Baginya, pengembangan teknologi pemadam perlu berjalan beriringan dengan upaya mencegah munculnya titik api.
Persoalan pengelolaan lahan juga disampaikan Friantana Rayadi David, warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang sedang berada di Surabaya.

NOW ON AIR SSFM 100

