Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan Buntut Fasilitas Mewah
Sabtu, 26 September 2026 | 19:51 WIB
Ilustrasi, petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan semprotan air dan water bombing dari helikopter, dengan singkong dan tepung tapioka sebagai simbol wacana pengembangan bahan alternatif pemadam api atau ubi bombing. Foto: Ilustrasi AI
Friantana menilai kebakaran lahan gambut tidak dapat dipisahkan dari kondisi lingkungan dan kebijakan pengelolaan lahan yang memengaruhi ketersediaan air.
Ia menjelaskan, masyarakat adat Dayak telah lama memiliki tata cara tersendiri dalam mengolah lahan yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitarnya.
Menurutnya, praktik tersebut perlu dibedakan dari pembukaan lahan secara masif yang membutuhkan sumber daya besar.
Friantana berharap penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada teknologi pemadaman, tetapi juga mempertimbangkan kondisi lahan gambut dan dampak kebijakan pengelolaannya.
BRIN Masih Mengkaji Efektivitas Ubi Bombing