Kemlu Imbau WNI di Rusia dan Ukraina Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Eskalasi Perang
Senin, 21 September 2026 | 20:33 WIB
Ilustrasi - Tentara Rusia yang pernah bertugas dalam kampanye militer di Ukraina, berpartisipasi dalam parade di Moskow. Foto: Reuters
“WNI juga diminta memperhatikan risiko keselamatan dan konsekuensi hukum apabila terlibat dalam dinas militer asing,” ujar Yvonne.
Informasi mengenai dugaan tewasnya WNI tersebut sebelumnya disampaikan Dinas Intelijen Pertahanan Ukraina (HUR) melalui unggahan media sosial pada 27 Oktober 2026.
Dalam informasi tersebut, seorang WNI berinisial MT, kelahiran 1978, disebut pernah bekerja sebagai sopir taksi di Jakarta sebelum bergabung dengan militer Rusia.
MT dikabarkan menandatangani kontrak dinas militer selama satu tahun. Namun, dia disebut tewas sekitar satu pekan setelah diterjunkan ke medan pertempuran di Ukraina.
Hingga kini, informasi mengenai identitas dan kematian WNI tersebut masih menunggu hasil verifikasi dari KBRI Moskow.