“Asuransi ini akan sangat membantu pada saat terjadi musibah, khususnya musibah kematian yang memerlukan biaya besar untuk pemulangan jenazah ke Indonesia,” kata Dara.
Di sisi pelayanan, KBRI Tokyo terus memperluas layanan kekonsuleran secara daring. Sejumlah layanan dapat dilakukan secara online, sementara dokumen dikirim menggunakan letterpack sehingga WNI tidak selalu harus datang langsung ke Tokyo.
Skema tersebut dirancang untuk memudahkan WNI yang tinggal jauh dari Tokyo, termasuk mereka yang berada di wilayah Okinawa hingga Hokkaido.
Namun, sejumlah layanan tetap membutuhkan kehadiran fisik. Di antaranya pengurusan paspor dan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), perekaman biometrik KTP, akad nikah, serta wawancara pranikah.
Kehadiran langsung diperlukan antara lain untuk pengambilan foto, sidik jari, maupun pemeriksaan tertentu.

NOW ON AIR SSFM 100

