Sebelumnya, Michael sempat meragukan peluang Indonesia karena edisi Piala Dunia Futsal 2024 telah berlangsung di Asia, tepatnya di Uzbekistan. Namun, pandangannya berubah setelah FIFA menunjuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 untuk lima edisi berturut-turut.
Menurutnya, keputusan FIFA tersebut menunjukkan bahwa rotasi penyelenggaraan tidak selalu harus berpindah antarwilayah apabila suatu negara dinilai mampu memenuhi standar penyelenggaraan.
“Tapi sebenarnya pergantian regional itu lebih sering menjadi praktik di sepak bola senior. Kalau kita lihat kelompok usia, beberapa edisi U-17 bahkan digelar berturut-turut di Qatar. Jadi kenapa harus selalu berganti benua kalau faktanya Asia saat ini sedang berkembang pesat dalam futsal,” ujar Michael. (ant/saf/iss)

NOW ON AIR SSFM 100

