Minggu, 19 September 2021

Puan: Musrenbang Jangan Sekadar Formalitas, Diharap Mengarah ke Pemulihan Pandemi Covid-19

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Puan Maharani Ketua DPR RI dalam Pembukaan Musrenbang Nasional 2021 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022 secara Virtual, Selasa (4/5/2021) Foto: Istimewa

Puan Maharani Ketua DPR RI berharap hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) mengarah pada pemulihan pandemi Covid-19 dan pelaksanaannya bukan sekadar formalitas. Hal tersebut disampaikan Puan usai menghadiri secara virtual Pembukaan Musrenbang Nasional 2021 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022.

“Kami ingatkan untuk Musrenbang Nasional betul-betul berjalan secara substantif, tidak sekadar formalitas, secara bottom up mulai dari tingkatan yang paling rendah yaitu desa sampai nasional,” ungkap Puan, di Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu menuturkan, Musrenbang merupakan model perencanaan pembangunan yang partisipatif sebagai esensi dari pemerintahan yang demokratis. Musrenbang menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat untuk diterjemahkan dalam berbagai program pembangunan.

Pada masa pandemi Covid-19, kata Puan, Musrenbang diharapkan mengarah pada program dan kegiatan pemulihan pandemi Covid-19 karena berdampak pada banyak hal dan perlu keterlibatan semua pihak untuk mengatasinya.

“Musrenbang diharap mengarah pada pemulihan pandemi Covid-19 dan dampak-dampak kesehatan, sosial, serta dampak ekonominya,” tegas Puan.

Dia mengatakan bahwa kebijakan dan usaha penanggulangan pandemi Covid-19 serta seluruh dampaknya harus dilakukan konsisten, dengan kesadaran bersama, dan ketegasan regulasinya.

Puan mengingatkan bahwa konsistensi, kesadaran bersama, dan ketegasan pelaksanaan aturan itu sangat penting supaya kasus penularan Covid-19 di Indonesia terus menurun hingga lebih terkendali.

“Menangani Covid-19 dan dampaknya ini perlu peran aktif semua pihak, supaya pandemi terkendali dan tidak terjadi ledakan kasus seperti di India,” pungkas Puan.(faz/frh/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Antrean Vaksinasi di Grand City Surabaya

Surabaya
Minggu, 19 September 2021
28o
Kurs