Sabtu, 24 Februari 2024
Advertorial

Khofifah dan Emil Sampaikan Terima Kasih serta Pesan Jaga dan Kembangkan Semua Prestasi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim dan Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jatim hadir dalam apel terakhir bersama ASN di lingkungan sekretariat daerah provinsi Jawa Timur di Jalan Pahlawan No. 110, Surabaya, Senin (12/2/2024). Foto: Humas Pemprov Jatim

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (Jatim) menggelar apel terakhir bersama ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur di Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya pada Senin (12/2/2024).

Sebagaimana diketahui, hari ini menjadi hari terakhir Khofifah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur bersama Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur untuk periode pertama.

“Hari ini tanggal 12 Februari adalah hari terakhir kepemimpinan kami, Saya dan Pak Emil untuk periode ini,” kata Khofifah dalam arahannya saat memimpin apel.

Secara Khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada segenap jajaran pemerintah provinsi Jawa Timur yang telah mendukungnya menjalankan pemerintahan di Jawa Timur.

Ditegaskannya, banyak yang telah dilakukan oleh seluruh pimpinan dan pegawai di lingkungan Pemprov Jatim untuk mengantarkan Jawa Timur meraih berbagai prestasi.

“Saya menyampaikan Terima kasih atas seluruh dedikasi, kerja keras, kebersamaan, bentuk perjuangan dan pengorbanan semuanya hingga Jawa Timur pada pencapaian prestasi prestasi yang luar biasa,” ucapnya.

Di kesempatan ini, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini meminta agar semua yang ada di jajaran Pemprov Jatim untuk menjaga seluruh kinerja terbaiknya agar seluruh prestasi dan capaian yang telah diraih tetap bisa dipertahankan.

Setidaknya, terdapat 738 penghargaan dari berbagai sektor yang telah diraih Pemprov Jatim selama lima tahun terakhir di bawah kepemimpinan Khofifah-Emil Dardak.

Disamping itu, industri manufaktur Jatim pada Mei ini akan tembus 35 persen, dan siswa siswi SMA Jatim menjadi yang tertinggi diterima di perguruan tinggi negeri di Indonesia sejak tahun 2020.

Lalu sektor pertanian juga menuai prestasi sejak tahun 2020 menjadi provinsi dengan produksi padi tertinggi secara nasional dan berbagai prestasi di sektor lainnya.

Khofifah menyebut segala capaian tersebut adalah buah dari kerja keras semua jajaran Pemprov Jatim utamanya semua yang ada di front liner pelayanan kepada masyarakat.

Seperti pelayanan pendidikan, kesehatan, perizinan terpadu satu pintu juga para pendamping dan para penyuluh pertanian.

“Sampaikan salam dan terima kasih kami kepada para petani, kepada para pendamping dan penyuluh pertanian yang memberikan dedikasi luar biasa untuk menjaga ketahanan pangan nasional melalui sektor pertanian di Jawa Timur dan juga sektor-sektor lain,” katanya.

Di sisi lain, Khofifah berharap semua pihak di lingkup Pemprov Jatim terus mengawal dan menyelesaikan beberapa hal yang masih menjadi PR. Seperti penyerahan tanah dari Kementerian PUPR untuk pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) di kaki jembatan Suramadu sisi Madura juga pembangunan Sustainable Urban Mobility Plan yang akan dibangun untuk wilayah Surabaya raya, Lamongan, Tuban dan Jombang.

“Karena feasibility studynya April ini akan selesai. Dan kalau April ini selesai pembangunannya bisa sesegera mungkin kita lakukan,” ujarnya.

“Ada hal-hal yang memang Masih harus terus didorong untuk bisa mencapai pada titik yang diharapkan bisa memberikan kebermanfaatan lebih luas,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Khofifah juga meminta seluruh jajaran Pemprov Jatim meneruskan membaca selawat dan menyantuni anak yatim yang selama lima tahun ini telah menjadi tradisi di hampir setiap agenda Pemprov Jatim.

Menurutnya hal tersebut adalah bagian dari ikhtiar spiritual untuk meraih keberkahan dan capaian prestasi di Jawa Timur.

“Ini penting, Pancasila sila ketuhanan yang maha esa tidak sekedar dihafal tapi juga diamalkan, kita mencoba mengamalkan itu antara lain tiap kegiatan yang sekarang lihat ada santunan yatim, ada selawat, saya mohon diteruskan para Bapak Ibu sekalian dan terutama PJ Gubernur nanti tolong diteruskan,” pintanya.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim berswafoto bersama ASN di lingkungan sekretariat daerah provinsi Jawa Timur di Jalan Pahlawan No. 110, Surabaya, Senin (12/2/2024). Foto: Humas Pemprov Jatim

Di akhir Khofifah kembali mengajak untuk menjaga Jawa Timur menjadi provinsi yang guyub, rukun, aman, damai dan kondusif. Ia meminta semua tetap menjaga segala apa yang baik dan meninggalkan yang kurang baik.

“Teruskan apa-apa yang baik dan tinggalkan yang kurang baik, mari kita menjaga persaudaraan, jaga Jawa Timur tetap rukun, aman, damai, dan kondusif, saya dan Pak Emil pamit,” tuturnya.

Sementara itu, Emil Elestianto Dardak Wagub Jatim juga menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf selama menjalankan tugas mendampingi Khofifah dan bekerja sama dengan keluarga besar Pemprov Jatim.

Menurutnya, selama lima tahun terakhir kultur CETTAR yaitu cepat, efektif, tanggap, transparan, akuntabel dan responsif telah dijalankan di hampir semua lini oleh jajaran Pemprov Jatim.

“Saya atas nama pribadi menyampaikan Terima kasih atas dukungan Ibu Bapak sekalian seluruh keluarga besar Pemprov Jawa Timur kita merasakan selama lima tahun genap membangun chemistry,” katanya.

Emil menambahkan, berbagai keberhasilan yang diraih Jawa Timur sampai saat ini berkat leadership Khofifah. Untuk itu, ia mendoakan agar Khofifah selalu diberikan kemudahan, kelancaran dalam segala ikhtiar yang dilakukan.

“Kepemimpinan beliau masih sangat dibutuhkan di negara yang kita cintai ini. Saya sekaligus mewakili istri saya untuk menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf karena selama ini juga membantu ibu Gubernur,” ucapnya.

Turut hadir pada apel pagi ini, antara lain Sekretaris Daerah Prov. Jawa Timur, para Asisten Sekda Prov. Jawa Timur, para staf ahli Gubernur Prov. Jawa Timur, para Kepala OPD Prov. Jatim, para direktur dan wakil direktur RSUD Prov. Jatim, serta seluruh pegawai di lingkup Setda Prov. Jawa Timur.(adv/saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Sabtu, 24 Februari 2024
27o
Kurs