Ia memperkirakan jumlah umat Katolik dan Kristen Protestan di Indonesia mencapai sekitar 30 hingga 40 juta jiwa. Sementara itu, jumlah umat Katolik disebut berada di kisaran 10 hingga 14 juta jiwa.
Ramos Horta kemudian membandingkan angka tersebut dengan populasi umat Katolik di sejumlah negara Eropa.
“Berapa banyak negara di Eropa yang memiliki 10 juta atau 14 juta umat Katolik? Inilah yang sebagian besar orang di dunia tidak ketahui. Mereka hanya tahu Indonesia adalah mayoritas Muslim terbesar di dunia,” ujarnya.
Bagi Ramos-Horta, hal yang lebih penting daripada besarnya angka tersebut adalah bagaimana kelompok-kelompok agama yang berbeda dapat hidup berdampingan.
Ia menilai kehidupan masyarakat Indonesia menunjukkan bahwa perbedaan agama tidak selalu menjadi sumber konflik. Sebaliknya, keberagaman dapat dirawat melalui sikap saling menghormati dan menerima.

NOW ON AIR SSFM 100

