“Karena bagaimanapun kan proses hukum sudah ada hasilnya, tinggal bagaimana proses politik di DPR. Karena ini kan tidak bisa berdiri sendiri,” imbuhnya.
Herman menegaskan, Demokrat belum bisa memastikan apakah akan mendukung penggunaan hak angket. Keputusan tersebut harus melalui koordinasi dengan fraksi-fraksi lain, terutama partai-partai yang berada dalam koalisi.
“Demokrat tidak bisa berdiri sendiri, ini kan harus dikoordinasikan dengan partai-partai lain. Kita bisa memberikan kepastian nanti kalau memang sudah bisa bertemu dan mendiskusikan ini dengan fraksi-fraksi lain,” tegasnya.
Dia mengakui, sejumlah partai maupun tokoh politik telah menyampaikan pandangan masing-masing terkait wacana tersebut. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi yang dikeluarkan Demokrat sebagai institusi partai.
“Yang lain sudah ada statement-statement. Artinya secara individu sudah ada statement. Demokrat juga mungkin secara individu sudah ada statement-statement juga. Tapi sampai hari ini memang belum ada statement resmi dari partai,” jelasnya.
NOW ON AIR SSFM 100

