“Buku-buku ini juga betul-betul dikurasi betul oleh Kementerian Pendidikan Dasar Menengah dan itu tidak perlu harus setiap tahun beli buku baru,” katanya.
Esti mendukung rencana pemerintah menghapus sistem kenaikan kelas otomatis dan kembali menerapkan kebijakan tidak naik kelas. Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan tersebut harus disertai pendampingan agar siswa yang mengalami kesulitan belajar tidak kehilangan motivasi maupun mengalami tekanan psikologis.
Orang tua, lanjutnya, perlu mendapatkan informasi sejak dini mengenai perkembangan akademik anak agar dapat terlibat aktif dalam proses pendampingan di rumah.
Dengan evaluasi yang terukur, program pengayaan yang tepat sasaran, serta keterlibatan guru dan orang tua, Esti berharap kebijakan tidak naik kelas dapat menjadi bagian dari upaya memperbaiki mutu pendidikan, bukan sekadar mekanisme untuk menahan siswa di kelas yang sama.(faz/rid)
NOW ON AIR SSFM 100

