Senin, 19 Oktober 2026

Konferensi Republik Beri Rapor Merah Pemerintahan Prabowo-Gibran, Tak Kompeten Penuhi Amanat Konstitusi

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Konferensi Republik dan Jaleswari Pramodhawardani (di mimbar) saat menyampaikan rapor merah pada pemerintahan Prabowo-Gibran dalam konferensi pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Jaleswari menegaskan bahwa berbagai persoalan tersebut bukan sekadar kesalahan kebijakan yang terpisah, melainkan cerminan masalah mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Republik tidak lagi berdiri di tepi jurang, kita sudah berada di dalamnya,” ujar Jaleswari.

Ia menilai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran telah meretakkan kepercayaan antara negara dan warga, memperlebar ketimpangan antara pusat dan daerah, serta melemahkan sendi-sendi tata kelola pemerintahan.

Konferensi Republik juga mengingatkan bahwa risiko krisis fiskal, tekanan harga pangan, dan melemahnya kemampuan keuangan daerah dapat berkembang menjadi persoalan nasional apabila tidak ditangani secara serius.

“Konstitusi menempatkan kekuasaan pemerintahan di tangan Presiden; bila krisis itu pecah menjadi krisis nasional, tanggung jawabnya berada di pundak Presiden,” kata Jaleswari.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
30o
Kurs