Habib menilai kondisi tersebut merupakan ironi. Guru memiliki peran strategis dalam mendidik anak bangsa dan menyiapkan generasi masa depan, namun sebagian di antaranya justru masih berada dalam kondisi ekonomi yang memprihatinkan.
“Mereka adalah orang-orang yang setiap hari mendidik anak-anak kita, membangun karakter dan menyiapkan generasi masa depan, tetapi kesejahteraannya justru masih jauh dari layak,” katanya.
Karena itu, dia meminta Pemerintah tidak melihat persoalan PPPK semata-mata dari sisi administrasi kepegawaian.
Menurut Habib, peningkatan status harus berjalan beriringan dengan peningkatan hak, pendapatan, dan perlindungan bagi guru.
Dia menegaskan, negara harus memberikan penghargaan yang layak kepada profesi guru melalui kebijakan yang memberikan kepastian dan kesejahteraan.

NOW ON AIR SSFM 100

