Rabu, 30 September 2026

Sindir Panglima TNI dan Kapolri soal 1000 Tambang Ilegal, Prabowo Minta Supaya Diusut

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Prabowo Subianto Presiden RI menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI di kompleks Senayan, Jumat (14/8/2026). Foto: Tangkapan Layar Youtube MPRGOID

Ia kemudian membeberkan, PT Timah mencatat keuntungan Rp2,7 triliun sepanjang enam bulan pertama 2026 setelah pemerintah melakukan penertiban terhadap aktivitas tambang ilegal.

“Saudara-saudara, bayangkan dalam 6 bulan tahun 2026 ini PT Timah telah mencapai keuntungan 2,7 triliun rupiah,” pungkasnya.

Karenanya, Presiden kembali menegaskan agar Panglima TNI dan Kapolri benar-benar menelusuri persoalan tersebut. “Karena itu saya minta benar-benar Panglima TNI dan Kapolri usut,” ucapnya.

Tak hanya Panglima TNI dan Kapolri, pada kesempatan itu Prabowo juga meminta Kementerian Keuangan menelusuri peran Bea Cukai. Selain itu, Badan Keamanan Laut (Bakamla) juga disorot terkait masih terjadinya penyelundupan dari kawasan tersebut.

Menurut Presiden, masyarakat kini semakin kritis dan tidak lagi bisa menerima ketidakadilan maupun penyelewengan yang dibiarkan begitu saja. “Rakyat kita sekarang tidak mau terima ketidakadilan, tidak mau melihat lagi penyelewengan. Mereka bukan bodoh, mereka pintar,” pungkasnya. (bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 30 September 2026
31o
Kurs