Menurut Young, melewatkan waktu makan dapat menyebabkan kadar gula darah turun, sedangkan konsumsi makanan cepat saji yang tinggi karbohidrat berpotensi memicu lonjakan gula darah secara tiba-tiba.
Untuk mengantisipasinya, ia menyarankan membawa camilan sehat seperti kacang-kacangan, keju rendah lemak, atau potongan sayuran agar kebutuhan energi tetap terpenuhi selama perjalanan.
3. Stres selama perjalanan
Kemacetan, antrean panjang, atau jadwal transportasi yang berubah dapat memicu stres.
Maggie Bell ahli gizi menjelaskan, kondisi tersebut meningkatkan produksi hormon kortisol yang mendorong hati melepaskan lebih banyak glukosa ke dalam aliran darah sehingga kadar gula darah dapat meningkat.
Bell menyarankan pelancong menyediakan waktu perjalanan yang cukup longgar serta melakukan teknik relaksasi sederhana, seperti latihan pernapasan, untuk membantu mengendalikan stres.

NOW ON AIR SSFM 100

