Selasa, 18 Agustus 2026

Bisnis Kafe Tumbuh, Konsumsi Gula Ikut Naik: Dilema Baru Gaya Hidup Masyarakat Jatim

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jatim saat membuka FGD bertajuk Pola Hidup Sehat Masyarakat Jatim di Surabaya, Selasa (30/6/2026). Foto: Istimewa

“Persoalannya bukan hanya apa yang dikonsumsi, tetapi juga gaya hidup. Sebenarnya lifestyle, kurang bergerak, hingga kebiasaan menggunakan gawai menjadi faktor yang ikut meningkatkan risiko penyakit tidak menular,” katanya.

Sementara itu, Wiwik Winarsih Koordinator Litbang Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Jawa Timur menyebut hasil penelitian Yagitu menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman masyarakat dengan praktik hidup sehat.

Ia mengingatkan bahwa data prevalensi obesitas, diabetes, hipertensi hingga penyakit ginjal semakin banyak ditemukan pada kelompok usia muda.

Sebetulnya pemerintah telah memiliki pedoman gizi seimbang yang menggantikan konsep empat sehat lima sempurna. Namun, kata Wiwik, tantangan terbesar adalah mengubah kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi makanan dan minuman berpemanis.

“Kita menghadapi beban ganda, mulai stunting, obesitas hingga kekurangan zat gizi mikro. Karena itu penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama,” ucapnya. (wld/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 18 Agustus 2026
28o
Kurs