Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, ahli gizi merekomendasikan konsumsi dua hingga tiga cangkir teh hijau tanpa gula setiap hari.
Minuman ini juga disarankan dikonsumsi sebelum atau sesudah makan karena kandungan polifenolnya dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin sekaligus memberikan rasa kenyang yang mendukung pengendalian berat badan.
Bagi yang ingin memperoleh kandungan antioksidan lebih tinggi, Morris menyarankan memilih matcha, yaitu bubuk teh hijau yang dibuat dari daun teh utuh yang dihaluskan.
Karena seluruh bagian daun dikonsumsi, matcha mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral dalam jumlah lebih tinggi dibandingkan teh hijau seduh biasa.
Meski memiliki berbagai manfaat, para ahli menegaskan bahwa teh hijau bukanlah solusi tunggal untuk mengatasi sindrom metabolik. (ant/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

