Hasil penelitian menunjukkan, paparan cahaya malam dengan intensitas 3 lux atau kurang berkaitan dengan perubahan struktur dan fungsi jantung.
Paparan tersebut juga dikaitkan dengan peningkatan risiko gagal jantung, stroke, serta kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Menurut Rasi Wickramasinghe ahli jantung di Houston Methodist Sugar Land Hospital, intensitas cahaya tersebut sebenarnya tergolong sangat rendah, bahkan bisa lebih redup dibandingkan cahaya yang masuk ke kamar dari lampu malam di lorong.
Pada peserta yang terpapar cahaya malam paling tinggi, peneliti menemukan adanya perubahan pada ventrikel kiri jantung.
Otot jantung pada bagian tersebut cenderung lebih tebal dan berat, dengan massa otot dan ketebalan dinding sekitar 2 persen lebih tinggi.

NOW ON AIR SSFM 100

