Paparan cahaya pada malam hari dapat mengganggu sistem yang mengatur siklus tidur dan bangun, termasuk mekanisme yang berkaitan dengan tekanan darah dan detak jantung.
Peneliti menemukan bahwa durasi tidur yang lebih pendek turut menjelaskan sekitar 24 hingga 49 persen hubungan antara paparan cahaya malam dan gangguan kardiovaskular.
Paparan cahaya meski hanya beberapa lux juga dapat menekan produksi melatonin. Hormon ini membantu tubuh memasuki kondisi tidur dan turut berperan dalam sistem kardiovaskular.
Dalam kondisi normal, tekanan darah turun sekitar 10 hingga 20 persen ketika seseorang tidur. Melatonin membantu proses fisiologis yang berkaitan dengan penurunan tekanan darah tersebut.
Menariknya, paparan cahaya pada siang hari tidak ditemukan dapat menghilangkan hubungan antara cahaya malam dan perubahan pada jantung.

NOW ON AIR SSFM 100

