“Pada orang dengan paparan cahaya malam paling tinggi, temuannya bukan sekadar kumpulan hasil yang aneh, tetapi menunjukkan pola yang konsisten,” kata Wickramasinghe dilansir laman Health pada Sabtu (19/9/2026).
Penebalan otot jantung tidak selalu berarti kondisi yang lebih baik. Arash Bereliani ahli jantung di Cedars-Sinai Medical Center menjelaskan, jantung yang menebal dapat menjadi lebih kaku sehingga kemampuan jantung memompa darah dapat terganggu.
“Ini merupakan tanda adanya tekanan dan stres pada jantung,” kata Bereliani.
Meski demikian, para peneliti menekankan bahwa studi tersebut belum membuktikan paparan cahaya malam sebagai penyebab langsung gangguan jantung.
Wickramasinghe mengatakan, sejumlah faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian mungkin turut berperan.

NOW ON AIR SSFM 100

