Jumat, 5 Juni 2026

Polisi Mengungkap, Faktor Ekonomi Masih Menjadi Alasan Utama Tindak Pidana

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Ilustrasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Grafis: Bram suarasurabaya.net

Dari hasil pengungkapan aksi kejahatan jalanan dan 3C atau pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), polisi menemukan bahwa mayoritas alasan yang menjadi dasar adalah faktor ekonomi.

Kombes Pol Luthfie Sulistiawan Kapolrestabes Surabaya menerangkan, sebenarnya motif pelaku yang diamankan dalam aksi kejahatan ini cukup beragam. Paling banyak karena faktor ekonomi untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Namun yang paling mendominasi adalah faktor ekonomi, konflik pribadi antar-individu, serta pengaruh minuman beralkohol yang berujung pada aksi kriminal. Selain itu, ada juga karena masalah utang-piutang, hingga dendam atau sakit hati,” katanya, Jumat (5/6/2026).

Untuk diketahui, sepanjang Januari-Mei 2026, Polrestabes Surabaya telah mengamankan 192 tersangka terkait kasus kejahatan jalanan dan tindak pidana 3C.

Dari total kasus yang berhasil diungkap, curanmor menjadi tindak pidana yang paling mendominasi yakni, sebahyak 163 kasus. Kemudian disusul oleh kasus kejahatan lain seperti, gangster dan premanisme.

Luthfie mengungkapkan, dalam catatannya 125 kasus terjadi di kawasan permukiman, 25 kasus di jalan umum, sembilan kasus di area perkantoran, dan empat kasus terjadi di pusat perbelanjaan.

“Untuk waktu yang paling sering terjadi tindakan kriminal yaitu, rentang pukul 12.00 hingga 18.00 WIB dengan jumlah 48 kasus. Disusul rentang waktu pukul 00.00 hingga 06.00 WIB sebanyak 41 kasus,” jelasnya.

Dengan pengungkapan ratusan kasus itu, Polrestabes Surabaya berharap situasi kamtibmas di Kota Surabaya tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.(kir/bil/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Jumat, 5 Juni 2026
32o
Kurs