Selasa, 16 Juni 2026

Santri Gontor Raih Prestasi Internasional di Singapura, Borong Tiga Gelar Best Speaker

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Delegasi Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo meraih juara II dan memborong tiga gelar dalam ajang Kompetisi Debat Bahasa Arab Internasional yang diselenggarakan di Singapura. Foto: Istimewa

Delegasi Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah internasional.

Dalam ajang Kompetisi Debat Bahasa Arab Internasional yang diselenggarakan di Singapura, Tim Gontor berhasil meraih juara II, sekaligus memboyong tiga penghargaan Best Speaker berkat kemampuan argumentasi, penguasaan bahasa Arab, dan daya pikir kritis yang unggul.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa santri Indonesia mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara dalam forum akademik internasional.

Sepanjang kompetisi, delegasi Gontor tampil meyakinkan dengan menyampaikan argumen yang terstruktur, berbasis data, dan disampaikan dalam bahasa Arab yang fasih.

Prestasi itu tidak terlepas dari proses pembinaan intensif yang dipimpin oleh Al-Ustadz Fariz Istiqlal Harahap.

Di bawah arahannya, para santri mendapatkan pelatihan debat, public speaking, serta penguatan kemampuan bahasa Arab secara berkelanjutan.

Fariz sendiri dikenal memiliki rekam jejak prestasi yang kuat di bidang debat bahasa Arab. Dia pernah meraih Juara I Debat Bahasa Arab Nasional dan menyandang predikat Best Speaker Nasional, pengalaman yang kemudian ditransformasikan dalam pembinaan generasi santri berprestasi.

Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat belajar para santri. Mereka telah menunjukkan bahwa santri Indonesia mampu tampil percaya diri dan kompetitif di panggung internasional. Prestasi ini bukan hanya milik Gontor, tetapi juga kebanggaan bagi Indonesia,” ujar Fariz Istiqlal Harahap dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).

Dia menambahkan, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pelajar dan santri di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa asing dan berani mengambil peluang di tingkat global.

“Kami berharap prestasi ini dapat menginspirasi generasi muda untuk tidak ragu berkompetisi di forum internasional. Penguasaan bahasa, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian menyampaikan gagasan adalah bekal penting untuk menghadapi tantangan dunia yang semakin terbuka,” tambahnya.

Selain mengikuti perlombaan, para santri juga memanfaatkan kesempatan di Singapura untuk memperkenalkan identitas Indonesia.

Mereka mengibarkan bendera Merah Putih di sejumlah lokasi ikonik sebagai simbol kebanggaan dan semangat membawa nama bangsa di kancah dunia.(faz/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 16 Juni 2026
27o
Kurs