Kamis, 8 Oktober 2026

IHSG Dibuka Melemah, Pasar Menanti Rilis Data Ekonomi Indonesia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham turun. Foto: suarasurabaya.net

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu (1/7/2026) seiring sikap pelaku pasar yang masih menunggu sejumlah indikator ekonomi domestik dan perkembangan sentimen global.

Pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melemah 2,58 poin atau 0,05 persen ke level 5.640,61. Sementara itu, Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan turun 0,62 poin atau 0,11 persen ke posisi 552,49.

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menilai, pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih dibayangi volatilitas karena investor menunggu kepastian arah kebijakan moneter global serta perkembangan sejumlah isu eksternal.

“Ke depan, pergerakan IHSG masih berpotensi volatil karena pasar menunggu kepastian arah suku bunga global, perkembangan isu potensi penurunan klasifikasi pasar oleh MSCI, serta kemampuan data domestik menunjukkan ketahanan ekonomi,” tulis Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dilansir dari Antara.

Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada rilis sejumlah data ekonomi penting, yakni inflasi Juni 2026, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia, dan neraca perdagangan Mei 2026.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 8 Oktober 2026
34o
Kurs