Kamis, 20 Agustus 2026

IHSG Dibuka Melemah, Pasar Menanti Rilis Data Ekonomi Indonesia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham turun. Foto: suarasurabaya.net

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu (1/7/2026) seiring sikap pelaku pasar yang masih menunggu sejumlah indikator ekonomi domestik dan perkembangan sentimen global.

Pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melemah 2,58 poin atau 0,05 persen ke level 5.640,61. Sementara itu, Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan turun 0,62 poin atau 0,11 persen ke posisi 552,49.

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menilai, pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih dibayangi volatilitas karena investor menunggu kepastian arah kebijakan moneter global serta perkembangan sejumlah isu eksternal.

“Ke depan, pergerakan IHSG masih berpotensi volatil karena pasar menunggu kepastian arah suku bunga global, perkembangan isu potensi penurunan klasifikasi pasar oleh MSCI, serta kemampuan data domestik menunjukkan ketahanan ekonomi,” tulis Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dilansir dari Antara.

Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada rilis sejumlah data ekonomi penting, yakni inflasi Juni 2026, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia, dan neraca perdagangan Mei 2026.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 20 Agustus 2026
25o
Kurs