Seorang pria asal Belanda bernama Jessie datang ke Surabaya untuk mencari ibu kandungnya, Anisa Solihin, setelah terpisah sejak lahir pada 1979.
Pencarian dilakukan berdasarkan dokumen adopsi yang dimilikinya, yang diduga berkaitan dengan praktik adopsi ilegal lintas negara.
Dalam wawancara di Radio Suara Surabaya, Harfi pendamping Jessie menjelaskan, Jessie lahir di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, kemudian dibawa ke Belanda saat masih bayi. Sejak itu, dia kehilangan kontak dengan ibu kandungnya.
“Jessie merupakan korban adopsi ilegal antarnegara. Sejak lahir pada sekitar tahun 1979, dia langsung dibawa ke Belanda dan kehilangan kontak dengan ibu kandungnya, Ibu Anisa Solihin,” kata Harfi saat on air di FM 100 tadi, Rabu (15/7/2026) sore.
Berdasarkan dokumen yang dimiliki Jessie, ibu kandungnya tercatat bernama Anisa Solihin dengan alamat Wonokromo Baru Gang VII Nomor 9, Surabaya. Namun, setelah ditelusuri ke lokasi dan dikonfirmasi ke Kelurahan Wonokromo, alamat tersebut tidak ditemukan.

NOW ON AIR SSFM 100

