Selasa, 18 Agustus 2026

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi 453,4 Miliar Dolar AS pada Triwulan 2

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi dolar AS. Foto: Pixabay

Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri (ULN) Indonesia pada triwulan II-2026 naik 4,4 persen secara tahunan atau year on year (yoy), menjadi 453,4 miliar dolar AS atau setara Rp8.086,84 triliun.

Meski meningkat, rasio ULN terhadap produk domestik bruto (PDB) tercatat sebesar 30,6 persen dan dinilai tetap terjaga.

Ramdan Denny Prakoso, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, dalam laporan Antara, Selasa (18/8/2026), mengatakan posisi ULN Indonesia pada triwulan II-2026 masih terkendali. Perkembangan itu dipengaruhi kenaikan ULN publik, baik pemerintah maupun bank sentral, di tengah kontraksi ULN swasta yang lebih rendah.

ULN pemerintah pada triwulan II-2026 tercatat 216,3 miliar dolar AS atau setara Rp3.857,93 triliun. Angka ini tumbuh 2,9 persen yoy, lebih rendah dibanding pertumbuhan triwulan I-2026 sebesar 3,8 persen yoy.

Kenaikan ULN pemerintah terutama dipengaruhi aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN). BI menilai hal itu mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia yang tetap terjaga.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 18 Agustus 2026
32o
Kurs