Selasa, 15 Juni 2021

Presiden Berharap KRL Yogyakarta-Solo Meningkatkan Sektor Pariwisata dan Perekonomian Daerah

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden menjajal KRL Yogyakarta-Solo, Senin (1/3/2021), dalam kunjungan kerja di Kota Yogyakarta. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden pada Senin (1/3/2021), meresmikan pengoperasian Kereta Rel Listrik (KRL) Lintas Yogyakarta-Solo, dalam kunjungan kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Acara peresmian berlangsung di Stasiun Tugu Yogyakarta, dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Menurut Presiden, selain meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan bertransportasi, KRL Lintas Yogya-Solo bisa memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar serta mengurangi tingkat polusi udara.

Karena, ada peralihan dari kereta rel diesel (KRD) berbahan bakar solar menjadi kereta rel listrik yang mendapatkan pasokan tenaga listrik melalui infrastruktur listrik aliran atas di sepanjang jalur rel listrik.

“Ini adalah sebuah transportasi massal yang ramah lingkungan. Saya kira moda transportasi di negara kita ke depan harus semuanya mengarah kepada angkutan yang ramah lingkungan,” kata Presiden.

Beroperasinya KRL Yogyakarta-Solo merupakan hasil dari kegiatan elektrifikasi jalur kereta api lintas Yogyakarta-Solo, salah satu Proyek Strategis Nasional.

Lintasan tersebut dimulai dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan berakhir di Stasiun Solo Balapan, dengan 11 stasiun pemberhentian dan memiliki panjang lintasan keseluruhan kurang lebih 60 kilometer.

Presiden berharap, KRL lintas Yogyakarta-Solo makin meningkatkan kualitas pelayanan transportasi massal kepada para pengguna sekaligus meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Kita harapkan bisa membantu baik mobilisasi orang maupun barang dari Yogyakarta ke Solo, Solo ke Yogya, dan juga meningkatkan pariwisata dan ekonomi kita,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara beserta rombongan terbatas sekaligus meninjau dan menjajal KRL Lintas Yogyakarta-Solo dengan pengaturan dan pelaksanaan protokol kesehatan selama perjalanan berlangsung.

Sekadar informasi, KRL Lintas Yogyakarta-Solo akan menggantikan KRD Prambanan Ekspres (Prameks) berbahan bakar solar untuk rute perjalanan Yogyakarta-Solo.

Turut hadir dalam acara peresmian Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan, Pratikno Menteri Sekretaris Negara, Sri Sultan Hamengku Buwono X Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah.(rid/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran di Tanjungsari

Kemacetan di Tol Waru arah Dupak

Gerhana Bulan Total di Waru

Surabaya
Selasa, 15 Juni 2021
26o
Kurs