“Oh iya itu (batas kepemilikan) nanti diatur oleh POJK,” ujarnya.
BEI, kata Jeffrey, telah melakukan studi banding dengan sejumlah otoritas bursa di negara lain sebagai bahan kajian untuk menentukan format demutualisasi yang sesuai dengan kondisi Indonesia.
“Kalau kajian, studi banding itu kan sudah dilakukan. Kemudian tentu akan dicari format yang paling tepat untuk Indonesia. Dan itu sekali lagi nanti akan dituangkan dalam POJK,” ungkapnya.
Sebelumnya, Pandu Sjahrir Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia mengatakan proses demutualisasi BEI masih dibahas bersama OJK dan jajaran direksi BEI. Ia berharap proses tersebut dapat rampung dalam beberapa bulan ke depan.
“Ya, demutualisasi kita masih proses, baik dengan OJK dan juga dengan direksi bursa (BEI), insyaAllah beberapa bulan ke depan bisa rampung,” ujar Pandu.

NOW ON AIR SSFM 100

