“Kalau ini kan proyek pasti market based, suka-suka dia, bukan dipaksa. Jadi nanti akan dicarikan proyek atau ditawarkan proyek yang menarik untuk mereka,” katanya.
Purbaya menyebut sejumlah proyek yang dikelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) juga berpotensi menjadi tujuan investasi. Namun, peluang tersebut tidak terbatas pada proyek Danantara.
“Kalau saya lihat kan beberapa proyek Danantara menarik, tapi proyek yang lain juga ada yang bukan Danantara yang menarik juga,” ujarnya.
Selain mendanai proyek investasi, dana yang masuk melalui PFII juga berpeluang digunakan untuk membeli surat utang pemerintah sehingga memperluas basis investor domestik maupun internasional dalam pembiayaan APBN.
“Bisa masuk Danantara, bisa juga untuk membayar utang pemerintah. Kalau kita bond, dia bisa beli bond kira-kira gitu. Jadi sumber penanaman saya akan semakin lengkap. Jadi Amerika, Jepang, Australia, Cina, nanti dari sini. Sehingga kita lebih kuat dari sisi pembiayaan,” jelasnya.

NOW ON AIR SSFM 100

