“Kalau saya jadi direktur banknya mah, saya santai. Kipas-kipas kita. Langsung tiba-tiba punya ratusan juta nasabah,” katanya.
Ia mencontohkan, apabila saldo Rp50 ribu tidak langsung ditarik seluruhnya oleh nasabah, sebagian dana akan tetap berada di bank.
Putu menyarankan pemerintah tidak terburu-buru menjalankan kebijakan tersebut. Menurutnya, pemerintah sebaiknya memperbaiki basis data penerima bantuan terlebih dahulu, kemudian membuka rekening bagi masyarakat yang memang membutuhkan.
“Kalau saya saran saya sebagai ekonom ya, itu harusnya butuh proses yang lebih panjang. Artinya, kalau saya lebih condong harus pakai desil dulu deh, perbaiki Desil dulu,” ujarnya.
Dia menilai rekening khusus dapat diarahkan untuk berbagai program bantuan, seperti bantuan sosial, KIP, beasiswa, dan program lain yang bertujuan meningkatkan pendapatan atau akses masyarakat.

NOW ON AIR SSFM 100

