Senin, 2 November 2026

Rekening Rp50 Ribu untuk Warga, Ekonom Soroti Potensi Penyalahgunaan dan Efektivitas Anggaran

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi seorang waniya yang memeriksa rekening di buku tabungan. Foto: iStock

“Bisa jadi lawan politik akan menyampaikan bahwa ini akan jadi apa suatu mekanisme legal secara kebijakan pemerintah untuk melakukan serangan fajar,” ujarnya.

Menurut Putu, pemerintah memiliki alternatif untuk meningkatkan ketepatan sasaran bantuan tanpa harus membuka rekening bagi seluruh masyarakat.

Dia menyarankan pemerintah terlebih dahulu memperbaiki basis data desil penerima bantuan sosial. Setelah data dinilai akurat, rekening dapat dibuat secara khusus bagi masyarakat yang memang membutuhkan bantuan.

“Kalau itu sudah cukup, katakanlah tingkat error-nya cuma satu persen, atau 99 persen yakin secara statistik begitu bahwa desilnya tepat, tidak salah kamar, itu sudah cukup sebenarnya,” katanya.

Putu pun mengusulkan rekening khusus tersebut tidak dibebani biaya transaksi maupun biaya pengelolaan. Penggunaannya juga dapat dibatasi agar dana bantuan tidak digunakan untuk kebutuhan konsumtif yang tidak sesuai peruntukan.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 2 November 2026
27o
Kurs