Kamis, 13 Agustus 2020

Get Well Soon Project Produksi Face Shield untuk Tenaga Medis di Masa Pandemi Covid-19

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
GWS Project menghasilkan produk face shield untuk tenaga medis di masa pandemi Covid-19. Foto: Humas UK Petra

Get Well Soon Project digagas Handy Wicaksono, S.T., M.T., Ph.D., dosen Teknik Elektro Universitas Kristen (UK) Petra, bantu tenaga medis tangani Covid-19, dengan produk face shield.

Pandemi Covid- 19 timbulkan kekhawatiran bagi Handy Wicaksono, S.T., M.T., Ph.D., dosen Teknik Elektro Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya, diwujudkan dengan membantu tenaga medis tangani Covid-19, dalam Get Well Soon Project produksi face shield.

“Get Well Soon Project atau GWS Project sejatinya adalah usaha sederhana dari sekelompok orang biasa yang ingin berkontribusi saat Indonesia tengah menghadapi masalah besar, pandemi Covid-19,” terang Handy Wicaksono.

GWS Project saat ini, lanjut Handy memilih membuat face shield Do It Yourself (DIY), mengingat fungsi face shield yang vital melindungi tenaga medis. Selain itu face shield mudah dibuat, dan diharapkan face shield dari GWS Project menjadi alternatif saat darurat.

Handy terinspirasi saat melihat postingan seorang kawan di Malang yang juga membuat face shield sederhana untuk tenaga medis, lengkap dengan langkah-langkah proses pembuatannya.

Lalu Handy bersama istri langsung membeli bahan dan mencoba memproduksi sendiri face shield. Berawal dari hanya dua orang, saat ini ada sekitar 19 orang dari berbagai latar belakang profesi, agama, maupun usia yang berbeda.

“Relawan GWS Project tersebar di berbagai wilayah, seperti Surabaya, Sidoarjo, Madiun, sampai Tangerang. Semua disatukan oleh tujuan untuk membantu tenaga medis, berkontribusi untuk bangsa Indonesia,” papar Handy.

GWS Project telah memproduksi sekurangnya 2641 face shield yang nantinya akan didistribusikan kepada 71 fasilitas kesehatan, meliputi rumah sakit, puskesmas, dan klinik di 22 kabupaten dan kota di Jawa Timur, Jawa Tengah dan NTT.

Kapasitas produksi yang tidak besar, GWS Project memutuskan untuk memfokuskan donasi face shield bagi fasilitas kesehatan di kota-kota kecil. “Tenaga kesehatan yang memerlukan, biasanya mengontak kami melalui jalur pertemanan, namun ada juga yang memanfaatkan info dari brosur dan media sosial kami. Jika ada permintaan, kami juga memprioritaskan rumah sakit rujukan yang tentunya menangani banyak pasien Covid-19,” kata Handy.

Menurut Handy disaat sebagian masyarakat menghabiskan energi untuk berdebat mencari siapa yang salah, siapa yang benar, bahkan menyalahkan keadaan, pihaknya justru berkonsentrasi untuk GWS Project.

“Semoga ketika nanti pandemi Covid-19 berakhir, kita semua menjadi manusia-manusia baru yang lebih baik dan lebih penuh dengan kasih sayang kepada sesama, melallui berbagai bentuk kebaikan-kebaikan bagi sesama,” pungkas Handy, Sabtu (9/5/2020).(tok/iss)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Sore Hari di Surabaya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Surabaya
Kamis, 13 Agustus 2020
33o
Kurs