Selasa, 30 November 2021

Prabowo Subianto Sangat Marah dan Merasa Dikhianati Edhy Prabowo

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra (kanan) dan Edhy Prabowo Wakil Ketua Umum Partai Gerindra (kiri) saat konferensi pers di depan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10/2019). Foto: Farid suarasurabaya.net

Hashim Djojohadikusumo Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra menyatakan Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto merasa dikhianati mantan ajudannya Edhy Prabowo usai tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Pak Prabowo sangat marah, sangat kecewa, merasa dikhianati. Dan terus terang saja, dia bilang ke saya, secara bahasa Inggris, dia sangat kecewa dengan anak yang dia angkat dari selokan 25 tahun lalu dan ini balasannya ke saya,” kata Hashim dalam konferensi pers terkait ekspor benih lobster di Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Pernyataan Prabowo Subianto itu dibuat dalam bahasa Inggris, kata Hashim, karena sudah 60 tahunan lebih dalam keseharian mereka menggunakan bahasa Inggris.

Hashim mengatakan penyampaian Prabowo dalam bahasa Inggris itu sebagai berikut: “I pick him up from the gutter, and this is what he does to me.” (Saya menjemputnya dari selokan, dan inilah yang dia lakukan untuk saya).

Hashim tak menampik dirinya sangat kenal baik dengan Edhy Prabowo. Hashim mengatakan pertama kali kenal Edhy 25 tahun lalu. Waktu itu, Edhy Prabowo adalah seorang pengangguran yang berperilaku baik.

Namun, perilaku Edhy yang sekarang membuat penyesalan dalam diri Hashim. Sebab, pada waktu Menteri KP nonaktif itu tertangkap KPK pada Rabu (25/11), Partai Gerindra justru mendapat penghargaan partai politik yang paling informatif menurut Komisi Informasi (KI) dan mendapat penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2020.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin.

“Kami dapat penghargaan. Tapi penghargaan itu tidak disebut-sebut (lagi) oleh media karena skandal itu,” kata Hashim seperti yang dilansir Antara.

Oleh karena itu, karena kejadian yang menimpa Edhy Prabowo ini, Hashim bertekad untuk mengawasi seluruh kader Partai Gerindra di Indonesia.

“Kalian semua, saya pribadi, Hashim akan mengawasi semua kader-kader di Indonesia,” tandas Hashim.(ant/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 30 November 2021
26o
Kurs