Kamis, 29 Oktober 2020

Seratus Pedagang Pasar di Rungkut Ikuti Rapid Test, Tujuh di Antaranya Reaktif

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Sekitar 100 pedagang di Pasar Soponyono dan Pasar Pahing, Kecamatan Rungkut, Surabaya menjalani rapid test sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada Sabtu (23/5/2020). Foto: Antara

Sekitar 100 pedagang di Pasar Soponyono dan Pasar Pahing, Kecamatan Rungkut, Surabaya menjalani rapid test sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada Sabtu (23/5/2020).

“Ada 50 pedagang di Pasar Soponyono dan 50 pedagang di Pasar Pahing yang ikut rapid test hari ini,” kata Erwin Tjahyuadi Koordinator Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) se-Kecamatan Rungkut di Surabaya seperti dilansir Antara pada Sabtu (23/5/2020).

Menurutnya, tes cepat tersebut digelar puskesmas setempat di halaman Pasar Soponyono dan Pasar Pahing. Pedagang terlihat tertib menunggu antrean, sedangkan petugas yang melakukan tes cepat menggunakan alat pelindung diri.

Dari hasil dari tes cepat tersebut, ditemukan seorang pedagang di Pasar Soponyono dan enam pedagang di Pasar Pahing dinyatakan reaktif.

“Pedagang yang dinyatakan reaktif selanjutnya akan menjalani tes lanjutan atau swab,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengaku belum mengetahui kapan tes swab itu dilaksanakan. Sebab ada pedagang reaktif yang bukan warga Rungkut.

“Tadi pihak puskesmas masih sebatas melakukan pendataan,” katanya.

Erwin mengatakan bahwa di dua pasar tradisional tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, seperti kewajiban memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, dan jaga jarak.

“Kalau protokol kesehatan sejak diterapkan sejak lama. Cuma masalahnya menjelang Lebaran ini pengunjung di pasar membludak. Ini sudah biasa terjadi setiap Lebaran,” katanya.

Sementara itu, Agus Hebi Djuniantoro Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya mengatakan, belum mengetahui adanya tes cepat di dua pasar tersebut karena pengelolaan pasar ada di LPMK.

“Bisa konfirmasi ke LPMK atau camat. Kalau soal hasil rapid test bisa tanya pihak Puskesmas terdekat,” pungkasnya. (ant/bas/iss)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Kamis, 29 Oktober 2020
29o
Kurs