Jumat, 25 Juni 2021

MUI Sebut Serangan Polisi Israel ke Masjid Al Aqsa Tindakan Biadab

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Masjid al-Aqsa di Yerusalem. Foto: Wikipedia

Sudarnoto Abdul Hakim Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional menegaskan, peristiwa penyerangan yang dilakukan oleh militer dan ekstremis kanan Yahudi terhadap warga Palestina yang melaksanakan ibadah di masjid Aqsa adalah tindakan biadab.

“Penyerangan ini membuktikan dengan kasat mata bahwa otoritas Isreal memang tidak akan pernah menghentikan spirit imperialisnya,” tegas Sudarnoto dalam keterangannya, Sabtu (8/5/2021).

Kata dia, tindakan brutal dan pengecut ini tidak saja bertentangan dengan prinsip prinsip kemanusiaan yang harus dijaga kedaulatannya, akan tetapi sekaligus merendahkan agama. Al-Quds adalah tempat suci dan terhormat bagi tiga agama besar Islam, Kristen dan Yahudi. Itu artinya, tiga agama ini telah dihinakan oleh sikap militer.

Menurut Sudarnoto, militer Israel benar- benar melakukan kebodohan dan kesalahan fatal telah merusak suasana ibadah siam/puasa umat Islam di bulan Ramadan ini. Selama bulan suci Ramadan ini, tindakan militer dan kelompok Yahudi ekstrim Israel yang tidak manusiawi semakin memperkeruh suasana politik di Palestina.

“Pemilu legislatif Palestina terancam batal diselenggarakan. Karena itu, mereka sebetulnya telah menunjukkan keengganannya untuk membangun demokrasi yang sehat, dan ini tidak akan produktif bagi upaya menciptakan perdamaian,” jelasnya.

Sehubungan dengan itu, MUI mengecam keras tindakan tindakan brutal ini. Sudah waktunya negara-negara besar seperti Amerika untuk segera mengambil inisiatif mengingatkan dengan keras Israel untuk menghentikan tindakan tindakan biadab. Di bawah kepeminpinan Joe Biden, Amerika berpeluang besar untuk menekan Israel. Ini kesempatan Amerika.

“Langkah empati dan konstruktif ini juga bisa dilakukan oleh negara negara Uni Eropa dan lain lain. Secara bersama-sama negara negara ini bisa melakukan tekanan internasional terhadap Israel melalui PBB. Jika diperlukan, Israel diberi sanksi internasional,” kata dia.

Sudah saatnya, lanjutnya, OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) juga segera melakukan konsolidasi secara efektif, mengehentikan pertentangan dan membangun perdamaian sejati. Persatuan negara-negara anggota OKI sangat penting.

Kepada pemerintah Indonesia, MUI mengapresiasi atas upaya-upaya kongkrit dalan membantu rakyat dan bangsa Palestina selama ini. Upaya-upaya ini harus terus ditingkatkan sehingga benar-benar efektif menekan Israel. MUI dan umat Islam serta seluruh masyarakat yang mencintai agama, perdamaian dan kemanusiaan akan senantiasa membersamai perjuangan ini.(faz/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran di Tanjungsari

Kemacetan di Tol Waru arah Dupak

Gerhana Bulan Total di Waru

Surabaya
Jumat, 25 Juni 2021
30o
Kurs