Kamis, 8 Oktober 2026

BPOM: Keracunan MBG Terjadi karena SOP Penyiapan Makanan Tak Dijalankan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Taruna Ikrar Kepala BPOM memaparkan upaya pihaknya dalam mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis saat sesi wawancara cegat di Universitas Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (8/10/2026). Foto: Antara

“Salah satu tupoksi BPOM jika ada satu SPPG yang tidak melakukan standar, maka hak kami sebagai pengawas memberi rekomendasi. Apakah rekomendasinya diberhentikan sementara atau diberhentikan permanen,” ucapnya.

Taruna menegaskan, keamanan pangan menjadi prinsip utama BPOM dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, program pemberian makanan kepada jutaan penerima manfaat membutuhkan penerapan protokol keamanan pangan yang lebih ketat karena jumlah porsi yang disiapkan sangat besar.

BPOM berkomitmen memperkuat kerja sama dengan BGN, pemerintah daerah, serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mencegah kejadian keracunan dalam pelaksanaan Program MBG.

“Filosofi prinsipnya BPOM adalah bukan pangan kalau tidak aman. Jadi satu atau dua orang saja keracunan kami tidak mau, apalagi banyak,” kata Taruna. (ant/bil/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 8 Oktober 2026
29o
Kurs