“Supaya gurunya nanti bisa continue kepada murid-murid yang ada di sekolah tersebut. Kalau muridnya, supaya mereka bisa mengembangkan ilmu yang mereka dapatkan sehingga bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-harinya,” jelasnya.
Pihaknya ingin, pelatihan tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri ABK sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan usaha secara mandiri.
“Kalau dikembangkan, diperluas lagi ilmu mereka, saya yakin percaya dirinya semakin tinggi. Kalau percaya dirinya semakin tinggi, akhirnya nanti kita harapkan mereka tidak menganggur, tapi bisa buka wirausaha sendiri dengan hal-hal yang kecil-kecil tetapi bisa bermanfaat bagi dirinya, keluarga dan lingkungannya,” ujarnya.
Aries menyebut jumlah peserta dalam pelatihan kali ini masih terbatas. Namun, tingginya manfaat yang dirasakan peserta dan guru menjadi bahan evaluasi Dinas Pendidikan Jatim untuk mengembangkan program serupa dengan cakupan yang lebih luas.
“Ke depan kita berharap jumlahnya lebih banyak lagi, supaya lebih banyak manfaat bagi sekolah-sekolah lain. Kami mendengar dari guru, ini sangat bermanfaat supaya mereka bisa lebih intens mengajar anak-anak tentang vokasi keahlian khusus,” tuturnya.

NOW ON AIR SSFM 100

