Sementara itu, Tini Renang, instruktur tata rias dalam pelatihan tersebut mengatakan bahwa kemampuan peserta dalam tata rias masih berada pada tahap dasar, sehingga keterampilan tersebut perlu terus diasah melalui praktik secara berkelanjutan.
“Kompetensi mereka masih dalam tingkat dasar. Tapi patut diapresiasi dan terus diasah. Ada siswa yang unggul juga, tetapi memang harus dibiasakan terus-menerus,” ucapnya.
Dalam pelatihan, peserta dikenalkan dengan tata rias cantik hingga makeup kreatif seperti body painting dengan motif bunga dan daun. Peserta juga mendapat pemahaman dasar mengenai kosmetologi, mulai dari jenis dan warna kulit hingga bentuk wajah.
Anoraga Mona, Guru Kecantikan SLB Gedangan menilai pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru bagi peserta, baik dari sisi keterampilan maupun keberanian untuk tampil dan berinteraksi dengan peserta dari daerah lain.
“Bagus sekali, menambah ilmu dan anak-anak juga berani tampil. Mereka bisa bertemu teman-teman dari daerah lain,” tuturnya.

NOW ON AIR SSFM 100

